Assalamu alaikum
Rekan sekalia yang berbahagia, dengan terbentuknya FismabaForum dengan model yang lain, kami mengajak anda bergabung untuk menyambung silaturahmi antara kita via forum, dengan berbagai tema dan judul yang telah tersedia dan anda pun berhak mengusulkan tema yang belum ada.
Kelebihan forum ini, tak perlu anda membuka email (kecuali pertama kali setelah daftar, dan hanya untuk mengaktifkan account anda) setelah anda punya user name, dan pasword forum, anda bisa diskusi tanpa repot memilih dan memilah, anda cukup memilih tema yang anda sukai, dan forum itu tidak akan terkirim ke email anda.
Kelemahan forum itu adalah arsipnya hanya akan ada di web forum, jadi tidak sebaik pengarsipan yahoo groups sebagaimana milist ini, maka bagi yang mau mengirim data penting silahkan dikirim ke yahoo groups ini, kalau sekdar diskusi ringan bahkan in line frame, anda akan terpuaskan di fismabaforum,
Setelah anda berhasil daftar, maka dilain waktu anda tak perlu repot mencari alamat urlnya, anda cukup membuka www.fismaba.tk maka anda tinggal pilih (forum) diantara pilihan yang ada.
FismabaForum terbuka bagi siapa saja, sebagaimana terbukanya milist fismaba2004 ini, dengan catatan sesuai kode etik dan budaya yang kami terapkan sesuai santri tambakberas, untuk itu silahkan lihat langsung, dengan mengklik www.fismaba.tk atau klik http://fismaba.forumotion.com/index.htm
Kita harus berubah kawan!!
Selamat berkarya dan berdiskusi
Wassalamu alaikum
Fismaba untuk kita semua
FismabaWebsite, FismabaForum, FismabaBlogspot, FismabaMaillist
Kita harus berubah!!! menjadi lebih baik
Kamis, 24 Januari 2008
FismabaForum Untuk Semua
Posted by
fismaba
at
07.22
0
comments
Labels: Seputar Fismaba
Minggu, 13 Januari 2008
Lisensi FISMABA
مؤسسة بحرالعلوم
Yayasan pondok Pesantren "BAHRUL ULUM"
TAMBAKBERAS JOMBANG JAWA TIMUR
Kantor : Jl. KH. Abdul wahab Chasbulloh Tambakberas Jombang 61451 Telp.(0321) 869955
S U R A T K E T E R A N G A N
Nomor : 04/B/Y/PPBU/VII/2003
Yang bertanda tangan dibawah ini ;
Nama : KH ACH. TAUFIQURROHMAN FATTAH
Jabatan : Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum
Alamat : Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur, Menerangkan sekaligus memberi REKOMENDASI ;
Bahwa FISMABA ( Forum Informasi dan Silaturrohim Mahasiswa Alumni Bahrul 'Ulum ) adalah organisasi non politik yang dibentuk oleh para alumni Pondok Pesantren Bahrul 'Ulum d Cairo.
Bahwa organisasi tersebut bergerak dalam bidang social kemasyarakatan antar alumni Pondok Pesantren Bahrul 'Ulum di Cairo.
Bahwa FISMABA secara resmi telah kami rekomendasikan keberadaanya dengan segala konsekuens organisasi terkait dengan hak dan keawajiban organisas tersebut.
Demikian surat keterangan ini kami buat dengan sebenarnya, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Jombang, 29 Juli 2003
Ketua Yayasan PPBU,
Ttd
KH. ACH. TAUFIQURROHMAN FATTAH
Catatan :
Kop surat ada logo PPBU dibagian kanan atas
Tanda tangan dan stempel dibawah tanggal dan diatas nama, stempel yang dipakai adalah stempel ber AKTE NOTARIS No. 18/1983
Posted by
fismaba
at
07.20
0
comments
Labels: Seputar Fismaba
Selasa, 01 Januari 2008
Waktu Kita
Waktu Kita
Oleh Zen Luqmani
"Tahukah Anda, Apa sebenarnya yang sangat berharga di dunia ini?....
Detik yang baru saja berlalu ”
Saya yakin kita, saya dan Anda semua sadar akan betapa berharganya sebuah waktu walau hanya sedetik. Kita semua sadar kalau dalam sedetik bisa terjadi sebuah perubahan, seperti halnya kita sadar akan adanya tahun, bulan, minggu, hari, jam dan menit, bermula dari adanya sebuah detik. Tapi apakah kita sadar berapa banyak detik yang kita sia-siakan ?
Ada sebuah permainan yang berhasil membuat saya sadar akan betapa berharganya waktu buat kita, mudah-mudahan dapat diambil manfaatnya;
Sekarang Anda Siapkan secarik kertas dan sebuah pena atau alat tulis yang lain.
Kalau sudah, sekarang coba Anda tuliskan 5 nama orang-orang yang betul-betul Anda cintai, dan kelima orang itu sekarang masih ada dikehidupan anda.
Sudah ?
Kita tahu dalam kehidupan tidak semua yang kita inginkan akan bisa terwujud
Kadang apa yang kita anggap yang terbaik bagi kita belum tentu yang terbaik bagi-Nya
Tapi percayalah, apa yang Tuhan putuskan buat kita adalah yang terbaik bagi kita
Sekarang, Tuhan dengan kuasanya ingin mengambil salah satu dari nama yang anda tulis tadi. Dan disini Tuhan masih memberi kompromi kepada Anda untuk memilih siapa kiranya diantara kelima nama tadi yang anda relakan untuk dipanggil Tuhan terlebih dahulu. Anda sudah memilih ? Sekarang anda harus coret nama tadi dari daftar kelima nama orang-orang yang betul-betul anda cintai. Silahkan !
Saya tahu bahwa kelima nama tadi memang betul-betul berharga bagi Anda.
Saya tahu, terkadang berat sekali kalau kita berfikir kalau mereka ini harus meninggal mendahului kita, tapi kita masih bisa memilih dari daftar nama tadi. Kita sebenarnya tidak ingin kalau Tuhan memanggil dengan tiba-tiba, tanpa rencana, memanggil orang-orang yang Anda cintai tadi.
Saya tahu berat sekali, tapi daripada tiba-tiba, Tuhan masih memberi kesempatan buat kita untuk memilih dan anda harus coret nama tadi dari daftar anda
Sekarang Anda tinggal mempunyai 4 nama,
Saya yakin 4 nama ini adalah orang-orang yang memang betul-betul Anda cintai dan Anda sayangi saat ini. Dan saya yakin 4 nama ini juga betul-betul sangat mencintai dan menyayangi Anda saat ini.
Dan sekali lagi, Tuhan mempunyai kehendak lain, dan jika Tuhan sudah mempunyai kendak, kita tidak bisa melakukan apa pun.
Tuhan menginginkan satu nama lagi dari keempat nama orang-orang yang betul-betul Anda cintai tadi. Dan sekali lagi Anda bisa memilih, siapa kiranya yang Anda relakan untuk lebih dulu meninggalkan Anda ? dan Anda harus coret salah satu dari kempat nama tadi.
Sudah ?
Sekarang Anda tinggal mempunyai 3 nama,
Saya yakin 3 nama ini adalah orang-orang yang betul-betul hadir dalam setiap kehidupan Anda saat ini. Saya yakin 3 nama ini adalah orang-orang yang betul-betul Anda sayangi saat ini. Dan saya yakin 3 nama ini adalah orang-orang yang betul-betul menggantungkan hidupnya kepada Anda, mereka membutuhkan kasih sayang Anda, mereka hidup bersama-sama Anda. Dan sekali lagi, Tuhan berkehendak lain, Tuhan menginginkan untuk memanggil satu nama lagi dari 3 nama orang-orang yang Anda cintai tadi, sekali lagi Anda bisa memilih siapa diantara 3 nama tadi yang Anda harus relakan untuk dipanggil oleh-Nya dan anda bisa coret nama yang anda pilih.
Saya tahu berat sekali, sangat berat ! kalau kita harus merelakan mereka mendahului kita.
Dan terutama hidup kita untuk mereka, untuk 3 nama ini. Seakan-akan kalau 3 nama ini tidak hadir dalam kehidupan kita ya mendingan kita tidak hidup saja. Tetapi sekali lagi anda harus coret salah satu dari 3 nama tadi, dari pada dengan tiba-tiba Tuhan berkehendak lain.
Sekarang tinggal tersisa 2 nama lagi,
Saya ingin bertanya pada Anda, Apakah kira-kira hidup Anda saat ini untuk mereka berdua?
Sekali lagi saya yakin hidup mereka sangat bergantung pada Anda. Dan sekali lagi Tuhan berkehendak lain, Anda diberikan untuk kompromi, Anda harus memilih satu nama lagi yang harus Anda coret, dan beliau ini harus meninggal mendahului Anda, Anda harus memilih diantara dua nama tadi.
Saya yakin Anda merasa berat, saya yakin Anda akan mengatakan “ Saya tidak sanggup kalau hidup tanpa mereka” saya yakin akan hal itu. Dan kita tidak pernah tahu rencana Tuhan itu seperti apa?, Tuhan berkehendak lain dan Tuhan selalu menginginkan yang terbaik dari diri kita.
Sekarang tinggal tersisa satu nama lagi,
Saya yakin Anda berfikiran bahwa satu nama ini adalah orang yang betul-betul hadir dalam setiap kehidupan anda.
Saya yakin mungkin Anda ingin mengatakan “Sudah jangan kau panggil lagi !” tapi apala daya kita sebagai manusia untuk melarang Tuhan.
Saya yakin, bahwa satu nama ini adalah orang yang betul-betul Anda inginkan untuk mengisi kehidupan Anda sampai akhir hayat Anda. Akan mendampingi Anda nanti sampai tua. Saya tidak tahu itu siapa.
Dan sekali lagi, tuhan berkehendak lain. Saya yakin, sebenarnya kalau Anda bisa memilih, Anda ingin dipanggil duluan daripada satu nama ini, saya yakin itu. Tapi sekali lagi Tuhan berkehendak lain, dan Tuhan menginginkan untuk memanggil satu nama tadi dan Anda harus coret nama itu.
Ok, semua orang yang Anda cintai, semua orang yang Anda sayangi, semua orang yang anda kasihi telah Anda coret dan mereka telah meninggal mendului Anda. Sekarang bagaimana dengan Anda ?, pilihannya adalah Anda harus meneruskan kehidupan Anda ataukah Anda mengakhiri kehidupan Anda saat itu juga ?.
Dan sekali lagi Tuhan mengiginkan yang terbaik buat diri Anda. Kita semua ini milik Tuhan, mereka orang-orang yang disayangi-Nya akan di tempatkan di tempat yang paling layak bagi-Nya, saya yakin itu.
Dan Anda tidak perlu sedih, Kenapa ?
Karena kenyataannya 5 orang itu masih ada saat ini.
Kenyataannya 5 orang itu masih menemani kehidupan anda saat ini.
Kita harus betul-betul meluangkan waktu untuk mereka saat ini, kenapa ?
Karena kehidupan ini sulit di tebak, dan kehilangan akan terasa sangat nenyakitkan apabila yang hilang adalah sesuatu atau orang-orang yang sangat kita cintai.
Selamat Tahun Baru 2008
Semoga kita lebih bisa menghargai waktu dan lebih bijaksana dalam memanfaatkannya, sehingga kesuksesan akan serta-merta menghampiri kita. Amin !
Sumber http://wonk-ndeso.blogspot.com/2007/12/waktu-kita.html
Posted by
fismaba
at
18.30
0
comments
Labels: Buah Pikir
Belajar Bersahabat Dari Uzumaki
Belajar Bersahabat Dari Uzumaki
Oleh Abil Abal Abul Abbas
"Bijuu, Chakra. Jutsu, Rasengan, Hokage, Chuunin, Shinobi", istilah-istilah ini sekarang sudah bukan lagi menjadi kata-kata asing bagiku. Meski agak susah artikulasinya, tapi soal maksud barangkali aku dah banyak ngerti. Yah istilah-istilah ini menjadi familiar kurang lebih mulai setahun yang lalu. Berawal dari ketidak-sengajaan, saat aku dan seorang temen mau mengembalikan Handy-Cam dirumah salah satu temen. Aku penasaran melihat si tuan rumah itu sedang serius menikmati sebuah film kartun. Dan karena urusan handy-cam itu cukup lama, terpaksa aku niatkan ikut nonton film kartun itu daripada bengong nganggur. Satu-dua episode aku ikuti ceritanya, dan aku hanya bisa diam dan sesekali bertannya ke temen si "empu" film itu. Agaknya alur cerita yg menarik dengan adegan Battle-nya, membuat beberapa pertanyaan-pertanyaanku gak dijawab oleh temenku itu. Dan terkadang jawabnya juga ngasal, tapi itu nggak membuatku jadi merasa dicuekin. Toh aku kadang juga merasa begitu, kalau sudah serius menikmati bacaan atau tontonan, jadi kurang peka kalau diajak ngobrol.
Hampir sejam lebih aku menikmati serial kartun itu, mungkin karna kebetulan episodenya menarik dan ada adegan fight yang asyik, tak terasa kalau urusan Handy-cam itu dah beres. Tapi karena ceritanya yang makin bikin penasaran, jadi aku teruskan lagi nontonnya dengan sedikit- sedikit maklumat yang mulai aku dapatkan. Mulanya tahu film ini aku nggak respek, bukan karena faktor apa-apa sih ,ya cuma karna formatnya yang kartun itu aja. Bagiku film-film kartun cukuplah menghiasi masa kecil dan beliaku."Masak tuwek-tuwek jek nontok film kartun", pikirku waktu itu.
Tapi yang membuatku jadi tertarik, mungkin karena jumlah episode yang banyak dan itu bener-bener ada, bayangkan ada ratusan episode, Waw!. Apalagi masih dalam suasana liburan, tentu menjadi hiburan tersendiri menikmati film yang berjilid-jilid seperti ini. Ya akhirnya dengan bantuan hardisk temen aku minta untuk mencopy-nya. Eh lebih tepatnya aku usul ke temenku itu, karena ternyata temen yang kuajak itu sudah lebih dulu tahu tentang kartun itu. Meski udah dikasih tahu didepan, tapi aku lupa lagi ini film namanya apa. karena dari judulnya aja nggak Good Listening, beda dengan film-film kartun yang pernah menjadi idolaku, macam The He-man, Silver Hawk, The Centurions, Thunder Cat, G-Force, dan terakhir Dragon Ball. Ya barangkali judulnya yang kurang "mbarat" jadi kesannya kurang gagah. Tapi soal alur cerita barangkali bisa dibandingin dengan yang lain. Jadi sekrang aku dah keranjingan menikmati film kartun serial ini, Uzimaki NARUTO!.
Film Kartun Naruto merupakan adaptasi dari manga Naruto yang diterbitkan pertama kali di Jepang pada tahun 1999, yang merupakan karya Masashi Kishimoto. Dari informasi yang aku dapat, popularitas Naruto ini menyaingi kompatriotnya, yaitu Dragon Ball. Bahkan dari panjang episode dan ceritanya, Naruto lebih dari Dragon Ball. Dari prestasi dan penghargaan yang diraih, kini Serial Naruto adalah manga yang paling terkenal dan naik daun di seluruh dunia. Bahkan dalam sebuah polling di salah satu TV Jepang, Naruto menjadi peringkat pertama 100 Anime terbaik. Dan mendapat pula penghargaan sebagai Best Graphic Novel dlm Quill Award di Amerika Utara. 
Mengapa Serial ini bisa menjadi menarik dan kelihatan fenomenal? Setiap film kartun tentu punya kekhasan tersendiri. Dalam genre Anime, barangkali yang sering ditonjolkan adalah sisi kekuatan rekayasa Graphic-nya, disamping juga isi ceritanya. Sebutlah anime-anime made in jepang, rata-rata unsur artistik dalam komputerisasi sangat kentara dibanding anime-anime made in lain. Namun bagiku, kekuatan cerita masih menjadi idola. Sudah berapa puluh judul kartun yang sempet kunikmati, namun hanya satu dua tiga yang mampu membekas di hati. Tak lain karena disamping menghibur juga memberikan edukasi. Tak jarang, pelajaran berharga yang bisa diambil dalam film animasi tak kalah dibanding film non animasi. Jadi tak heran, bila hati tiba-tiba menjadi Pinky, hanya karena nonton Film Animasi.
Dari sosok tokoh utama dalam serial ini, karakternya memang dibuat hitam-putih. Artinya Naruto tidak melulu digambarkan sebagai sosok yang perfect tanpa cacat, namun dia ditampilkan sebagai karakter manusia pada umumnya. Yang mana disisi lain dia juga tidak selalu ditampilkan sebagai sosok yang annoyous,layaknya peran seperti Nobita ataupun shincan. faktor inilah yang membuatku merasa enjoy menikmati. Latar belakang Naruto yang tidak menyenangkan, menjadi titik tolak ide cerita yang ingin disuguhkan. Bahwa dalam setiap kekurangan dan kelemahan terdapat sebuah kekuatan dan spirit untuk menjadi yang terbaik. Manusia pasti tidak bisa menghapuskan kelemahan dan kekurangan yang dipunya, namun manusia bisa merubahnya untuk bisa menjadi lebih baik.
Nilai-nilai dalam serial ini secara eksplisit bisa dinikmati lewat dialog dan tingkah laku tokoh-tokohnya. Dari duo Guru besar Naruto, Jiraiya dan Kakashi,nampak ditampilkan perilaku konyol yang nyrempet ke arah yang "ngeres", namun di sisi lain mereka punya sifat penuh pertimbangan yang matang. Dan masih banyak karakter tokoh-tokoh lain yang unik, seperti si Gendut Chouji yang doyan makan, sehingga seolah-olah makan adalah menjadi sumber kekuatan terbesarnya.
Secara garis besar. menurutku banyak sekali nilai-nilai yang bisa memberikan edukasi dalam serial ini. Seperti tentang kuatnya persahabatan, pentingnya kesetiaan, perasaan saling memahami-melindungi dan lain sebagainya.
Namun diantara yang paling menggelitik hatiku adalah nilai persahabatan yang ditampilkan dalam sosok Naruto. Bagaimana perasaan Naruto ketika Sasuke, sahabat yang sudah dianggapnya saudara pada akhirnya harus jatuh di tangan orang jahat dan menjadi orang yang memusuhinya. Tanpa mempedulikan nasibnya, Naruto terus berjuang tak kenal lelah demi mengembalikan Sasuke ke jalan yang benar. Belum lagi persahabatan yang dibangun sebagai sesama murid Ninja dalam sebuah tim penyelamatan, jatuh bangun Naruto berjibaku dengan musuh dan dirinya demi menyelamatkan sahabat-sahabatnya. Sampai dalam episode yang layaknya seperti dalam kehidupan nyata, karena sama-sama mempunyai latar belakang yang tidak menyenangkan, Naruto menjadi orang yang paling merasakan kehilangan saat Gaara diculik oleh gerombolan musuh. Kesungguhannya dalam menjaga persahabatan bisa aku rasakan dari bulir-bulir air mata yang sering tumpah meruah.
Selaras dengan ajaran yang selama ini kita dapatkan, persahabatan mempunyai pengaruh yang besar buat kehidupan kita ini. Seperti sebuah ilustrasi, bila kita berteman dengan penjual minyak, kita juga akan ikutan bau minyak. Nah kalo berteman dengan penjual Thokmiyah? ya itu tergantung bau asal anda juga.
Ketika ada seorang teman yang "menegur", Apa sih yang kamu sukai liat kaya gitu (Naruto)?, aku jawab pertanyaan temenku itu, " Ya karena sudah mengikuti dari awal". Tapi dalam hati, aku ngerasa mendapatkan hiburan dan segenggam pelajaran yang berharga.Bahwa persahabatan tidak hanya diukur dengan seberapa banyak kita memberi dan menerima, tapi lebih dari itu seberapa tulus dan sungguh2 kita menjaganya. Dan ketika ngobrol-ngobrol sama keponakanku yang kelas 6 SD, tak lupa aku singgung masalah Naruto, apakah suka juga? Ternyata dia juga suka, dan aku berharap dia juga bisa mengambil nilai-nilai yang baik dalam serial ini.
Sungguh, untuk menunggu keluarnya episode Naruto yang baru setiap minggunya tentu bukan perkara yang gampang. Yang jelas aku kecewa jika selesai setiap episodenya karena harus menunggu seminggu lagi. Namun yang membuatku tak kalah kecewanya, aku pernah kehilangan 4 poster, salah satunya poster Naruto gara-gara tertinggal di badan si Burung Besi "Etihad".
Miss U Naruto, kapan kamu nongol lagi?? Ah Datte Bayyo!!!
291207
Manuto Kun
Sumber : http://bulbasku.blogspot.com/2007/12/belajar-bersahabat-dari-uzumaki.html
Posted by
fismaba
at
18.18
0
comments
Labels: Buah Pikir
Jumat, 28 Desember 2007
The Tourist Industry; Is It Benefical to Local People?
The Tourist Industry; Is It Benefical to Local People?
Oleh Fathan Aniq
Some days ago, I read Iwan Mucipto’s paper on tourist industries in Lombok. The paper itself is entitled “Development for Whom? The Tourism Industry in Lombok, Indonesia” which was presented by the writer in the Ninth INFID Conference, “Good Governance in Regional Development” in Paris 1994. I found this paper in a bulk material about Lombok in the KITLV library. The paper is so impressive. When I was reading it, I felt myself flying back to my island and found many places with their atmospheres like what Mucipto described. He described many interesting tourism destinations in Lombok Island. However, what I found is not the beautiful scene of these places nevertheless terrible stories about unfortunate societies living in those places. Besides smiles and cheerfulness of the tourists visiting the places, there are weeping and sorrow of local inhabitants. Here, I want to briefly share my reading on Mucipto’s paper.
Lombok, which is located precisely east of Bali, is well known for its natural beauty. There are many interesting tourist destinations which can be found on this small island. Beaches, waterfalls, mountains and Segara Anak Lake are among the most popular destinations that have invited many foreigners to come to Lombok which in turn has become a big source of income for the local government, the West Nusa Tenggara Province. However, this advantage is not always beneficial to local people. It barely makes significant positive changes within society. For its poverty, some say that Nusa Tenggara Barat really stands for Nusa Sengsara Barat (Heavy Sorrow). Below some examples of how in the name of tourism, local people did not get any beneficial from their own land.
Senggigi
The Senggigi beach was the first area in Lombok to be developed for tourism. The UNDP (the United Nations Development Programme) recommendation to develop Lombok’s tourism sector has long been kept secret among investors and government agencies. Knowing this recommendation, many investors and government officers rushed to purchase land in the area which has driven prices up tremendously. In order to acquire the land from the local people at cheap prices, investors together with the government ask villagers to sell it or threaten to confiscate it.
Years ago, the Senggigi area was a well-known fishing area and a fish market. As Senggigi has now been developed as a resort area, many villagers have been forced to move further inland. This forced relocation has had a huge effect on the local-people-economic life since they had to change their occupations and they had no experience in those new occupations. New hotels around the beach also do not absorb many local people as their worker either in building the hotels or in operating them. Most of the employees originated from Java, Bali and foreign countries. It is difficult to prove that the Senggigi community is realizing any benefit from the development of the tourist industry in their area.
Gili Terawangan, Gili Meno, Gili Air
These three Gilis are located in the Tanjung Resort Zone. Up to 1979, Gili Terawangan could not be inhabited due to a thick mangrove forest and various pests like mosquitoes and rats. In 1976, a corporation got a permit to open the area up for coconut plantation and then they recruited labors from Lombok. However, the pests destroyed all of the harvest and the company abandoned the plantation and its employees on the Gili. The labors continued their substistence life through plowing, fishing, an herding small livestock.
In 1985, a German tourist spent a night on the island. He then wrote a travel guide mentioning Gili Terawangan as an ideal tourist destination, noted for its gentle and hospitable local people. Ever since, thousands of German tourist have visited this Gili and the local people started to build small-scale tourist industries. Gradually, their quality of life improved as more and more people came to stay in the Gili and the locals became absorbed into the tourist economy.
However, in 1991, the previous corporation returned to the island and reclaimed their former plantation land which they had abandoned years earlier. They demanded that the locals demolished their bungalows on the grounds that the land is government-owned. The local government supported this claim and requested that the people relocate elsewhere.
The people in Gili Terawangan insisted that they had been utilizing the land for more than two years and had acquired land certificates a long time ago. They claimed that under the law they were eligible to utilize the land as long as they had been utilizing it continuously for at least two years.
In the Lombok New Order era, if someone talked about opening a business in the tourist sector, we would often hear the following remarks: “I know the former General X” or “I was asked by the son of General X to join a business”, or “I will introduce you to Mr. X who is a former high-ranking government officer from department of Y”. There was a strong belief that without proper “backing”, a given enterprise would not have the assurance that their business would still be in operation once a stronger, more well-connected businessman enter into the game.
Meanwhile, in the case of Gili Meno, collusion among bureaucrats and investors is even clearer. Here, from its hamlet leader to its district leader took parts in sacrificing the local people regarding land matters.
In the Gili Air case, the land take-over went smoothly as the village leaders were under threat by the investors to mediate the sale of the villagers’ land. It could safely be concluded that in the case of Gili Terawangan and Gili Air, a Bupati and even a Governor cannot adequately protect citizens’ rights, In other words, power became a loose cannon. It was not used to maintain societal interest instead of investors’ interest.
Kuta and Sekaroh
The Kuta beach, located in the south coast of Lombok, was declared a restricted area in 1989, and BPN (State Land Agency) was instructed not to issue any ownership certificates in the area. However, as many as 200 hectares was eventually authorized to the Lombok Tourist Development Corporation (LTDC). This corporation is a joint venture between PT. Rajawali and Pemda (the local government) that has split shares of 65% and 35% respectively. The LTDC planned to construct the tourist resort “Putri Nyale” on the site.
Residents of the area were informed that they would have to move and would receive some compensation. This resulted in unrest and social conflict. Despite their refusal to move, the villagers were forced to leave their lands without adequate compensation resettlement.
Another aspect being jeopardized by tourist development in Kuta is the cultural aspect. There is a tradition of Sasak or/and Wetu Telu community in Lombok to gather in the Seger beach at the full moon in February. At the determined time, all the customary leaders gather on the beach to look for the swarms of Nyale (worms). Through Nyale, local people believe that they can predict whether or not they will have a successful harvest and whether or not they will find their perfect mate in life (a matchmaking ceremony).
This ceremony is a ritual key for Lombok society which is held as an annual jamboree. For investors this ritual ceremony has been translated into a commodity. The location of the ceremony has been fenced off, forcing the locals to walk around the swamp and squeeze among cars and motorcycles of tourists from the cities to access the site. The local government has also interfered as the Governor himself has Instructed that Bau Nyale should be conducted during the weekends in order to persuade more tourists to come. In response, the villagers eventually relocated the ceremony to a more isolated area in Sekaroh. Unfortunately, however, investors are now looking for land in Sekaroh for the tourist industry.
The Tupat War in Lingsar
Cultural abuse and selling local cultural assets can also be found in Lingsar. Here, the tourist industry is eagerly promoting the Lingsar temple and the Tupat War ceremony as “tourist objects”. A stage for tourists was erected around the temple and guides from the city lead tourists to the place. The Tupat War is practiced among the Balinese and followers of Wetu Telu (the indigenous community of Lombok) to celebrate peacefulness between these two societies. The ceremony symbolically means that they no longer throw spears at each other but throw blessings instead, which is tupat (a traditional Indonesian dish made of rice cake, boiled in a rhombus-shaped packet of plaited young coconut leaves).
Investors have constructed platforms for tourists to watch the ceremony. They have definitely not been invited, but the platforms enable them to witness the cultural events free. Tourists make no financial contribution whatsoever to the locals and all of the tourist dollars go to the travel agents.
Tanak Awu International Airport
In addition to what were mentioned by Mucipto, it is also noteworthy to talk about Tanak Awu case in which people were sacrificed by the government. In order to increase the amount of tourism on this island, the local government has a plan to build a new international airport in the centre of the island. With the international airport, foreigners who want to go to Lombok are able to go immediately to the island without transiting first in other Indonesian airports. The recent airport, Selaparang, is considered inadequate for this purpose. Therefore, the government looked for another piece of land, namely Tanak Awu, in which to build the new airport.
The conflict between the government and the owners of the land started in 1995 when the state-owned airport operator PT Angkasa Pura 1 expropriated 850 hectares of fertile land by an administrative act. Since then, the local leaders have oppressed the peasants. Most of the Tanak Awu villagers are poor peasants. They have been living in the area for generations. However, the project continues.
This one-sided decision made the peasants angry. They did not want to leave their land. Although the local police had notified them to leave the fields, they kept on planting rice and other plants. Finally, the conflict could not be hindered. The peak of the conflict was on 18 September 2005, when the local police fired more than 700 peasants who gathered to commemorate Indonesia’s National Peasants’ Day. Many people were wounded and hospitalized. Some other people were arrested.
It is too ironic that the governments on the one hand try to be very friendly to foreigners by enabling them totally nice trips, but on the other hand they become very unfriendly to their own society. The Tanak Awu case is another example of how the poor hardly benefit from their natural resources. In this respect the resources were exploited for tourism. Building a new international airport, which sacrifices the poor, is not the only way to increase the number of tourists coming to the island. For me, many other things can be done for this purpose such as promoting the island through the media and cutting many illegal taxes which burden tourists. To build a good image is better than to build a new airport.
Leiden, 24 December 2007
Sumber : http://www.fathananiq.co.nr/
Posted by
fismaba
at
16.35
2
comments
Labels: Buah Pikir
ADA APA DENGAN NABI BARU ?......
ADA APA DENGAN NABI BARU ?......
Oleh Tamim Asyhar AM
"Mas aku takut sekali kawan-kawanku disini banyak yang menjadi pengikut aliran baru dan aku juga sering diteror, bagaimana aku harus bersikap?" itulah bunyi sms yang diterima kawanku beberapa hari yang lalu dari salah seorang kawannya yang tinggal dijakarta. akhir akhir ini memang banyak sekali bermunculan aliran baru, belum kering dalam ingatan kita saat lia eden muncul dan mengaku sebagai malaikat jibril namun sekarang lagi lagi kita dikejutkan dengan hadirnya Al Qiyadah Al Islamiyah yang muncul bersama dengan nabi barunya.
sebenarnya Fenomena aliran atau nabi baru itu bukanlah barang baru. Alkisah, sejak zaman Muhammad telah ada yang mengaku menjadi nabi baru. Musailamah al-Kadzab adalah yang pertama terang-terangan mendeklarasikan sebagai nabi baru. Ia berkuasa di daerah Yamamah, kini salah satu distrik di Arab Saudi. Ia menikahi seorang wanita yang juga mengaku nabi.
Musailamah dikenal sebagi orang yang sangat berani. Ia mengirim surat kepada Muhammad berisi ajakan untuk membagi kekuasaan bumi menjadi dua. Satu untuk Muhammad dan satunya untuk dia, Muhammad sendiri tak mengirim pasukan untuk menyerang Musailamah. Ia memilih mengungkapkan kedustaan Musailamah. Baru pada zaman khalifah Abu Bakar pasukan dikirim untuk memerangi Musailamah.
Nabi yang lain muncul di Pakistan. Mirza Ghulam Ahmad mendirikan Ahmadiyah pada 1889 dan mengaku sebagai nabi. Ahmadiyah masuk ke Indonesia sejak 1924. Pada masa awal perkembangan Islam di Jawa, muncul ajaran Manunggaling Kawula Gusti, yang diperkenalkan Syekh Siti Jenar pada abad ke-13. Di sini Syekh Siti Jenar tak bicara tentang kenabian, tapi lebih tinggi lagi, yaitu tentang konsep wahdatul wujud, menyatunya Tuhan ke dalam diri.
Sekarang nabi made in indonesia mulai muncul, adalah Al Mushaddieq nabi baru yang berasal dari Bogor Jawa barat. perawakanya yang sedang, berkumis dan selalu memakai kopyah hitam dikepalanya sama sekali tidak sesuai dengan gambaran orang pada umumnya bahwa seorang nabi harus pakai sorban, berjamban, dan memakai jubah. namun dibalik kesederhanaan itu mushaddieq telah membuat resah berjuta juta kaum muslim indonesia, tidak tanggung tanggung wakil presiden republik idonesia pun menghimbaau agar ulama indonesia introspeksi diri dengan melakukan evaluasi terhadap metode dakwah yang selama ini dilakukan.
yang membedakan mushaddieq dengan para pendahulunya adalah dia lebih memilih kaum muda sebagai sasararan dakwahnya, dan terbukti siasat itu ternyata ampuh, puluhan anak muda bahkan aktifis mahasiswa tertarik untuk mengikuti ajarannya. mereka kemudian bersaksi bahwa Al mushaddieq Al maulud rasulullah.
Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta Azyumardi Azra menyatakan, lakunya ajaran sesat di kalangan anak muda itu lantaran masyarakat kini mengalami kondisi yang serba tidak menentu. Anak-anak muda tersebut berusaha mencari seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan dapat menerima krisis identitas mereka. ”Dalam sosiologi keagamaan ada yang disebut harapan eskatologis. Dalam harapan ini anak muda percaya bahwa pemimpin mereka adalah juru penyelamat, Imam Mahdi, atau apa pun yang akan menyelamatkan mereka,” ujarnya.
Harapan itu terbit karena pemahaman agama mereka belum mempunyai dasar yang kuat. Akibatnya, kata Azyumardi, mereka mengalami misleading dalam pencarian. Faktor berikutnya yang turut berperan: adanya kecenderungan pembiaran umat oleh para pemuka agama sehingga dimanfaatkan penyebar aliran baru. Di sinilah kepiawaian menjual ajaran itu muncul. Mereka dengan intens mendatangi dan menawaremudian kan bimbingan.
Selain itu, kondisi perekonomian Negara yang tidak kunjung bangkit dari keterpurukan menyebabkan banyak kalangan merasa frustasi, terutama kalangan muda yang merasa sulit mencari pekerjaan guna menyambung hidup mereka, sehingga ketika datang sesuatu yang baru, mereka mulai “mencoba-coba” dan pada akhirnya mereka terjebak dalam kukungan ideologi yang mengikat.
Menurut hasil investigasi Majelis Ulama Idonesia (MUI) banyak diantara pengikut Al qiyadah adalah pemuda pemuda pengangguran bahkan salah satu dari pemimpin Al qiyadah yang membawahi wilayah yogjakarta adalah mantan preman yang kemudian di sadarkan oleh Mushaddieq melalui “ritual ritual sucinya”. Karena aliran ini juga menggelar ritual mohon pengampunan. Kepada setiap pengikut ditawarkan bisa langsung berhadapan dengan rasul untuk pengakuan dosa. Bertemu rasul dan ada kepastian dosa diampuni ini telah membuat hati umatnya benar-benar plong. Dan dengan sejumlah nilai jual itu—boleh tidak salat, puasa, zakat, haji, dan diampuni langsung oleh rasul—Al-Qiyadah meraup ribuan pendukung.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa sesat berdasarkan pertimbangan dari kejaksaan dan kepolisian Republik Indonesia, pro-kontra kemudian bermunculan, yang mendukung fatwa tersebut bergerak cepat menyisir wilayah wilayah yang dicurigai sebagai basis Al Qiyadah, upaya main hakim sendiri inilah yang kemudian banyak dikecam oleh banyak kalangan.
Apakah dengan demikian mereka layak dihakimi? Jika dikaitkan dengan hukum di Indonesia tentang penodaan terhadap suatu agama, maka aliran ini akan terkena hukuman. Namun Rektor Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, mengkritik MUI yang terlalu peka terhadap urusan akidah. Padahal, jelas keyakinan adalah masalah privat yang kebenarannya diyakini oleh pribadi yang bersangkutan. ”Sedangkan kalau ada sabotase rel kereta api, mereka diam saja,” komentarnya melalui banyak
sebagian pihak malah mencurigai keterlibatan intelejen asing ketika "membaca" fenomena aliran baru akhir akhir ini dalam rangka memperlemah posisi indonesia di dunia internasional setidaknya hal inilah yang ter"gambar" dari komentarnya ketua Majelis Permusyawaran Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Hidayat nur wahid "ada konspirasi dengan berbagai skenario untuk mengobok-obok ketenteraman umat beragama, khususnya kaum Muslimin dengan cara memunculkan berbagai paham sesat. Jika umat Islamnya repot mengurusi aliran sesat, itu artinya akan terpecah-belah dan tidak ada enerji untuk membangun. Dengan begitu, Indonesia akan terus-terusan mengutang, pasrah didikte pihak ketiga, dan berada di ketiak asing. Kalau umat Islam nggak kuat, itu kan yang diinginkannya" ujarnya.
Namun, apa sebenarnya yang ada dilubuk hati paling dalam nabi nabi baru itu hanya dialah yang tahu, yang jelas Mushaddieq telah Taubat dihadapan Ulama yang berdebat denganya. Dan akankah mushaddieq mushaddieq baru akan terus bermunculan. Wallahu a’lam.
Sumber : http://caktam.blogspot.com/2007/12/tamim-asyhar-am-mas-aku-takut-sekali.html
Posted by
fismaba
at
15.54
0
comments
Labels: Buah Pikir
Ied el-Adha => Ghodul Bashar
Ied el-Adha => Ghodul Bashar
Oleh Maramita el Fanni
Ied el-Adha => Hari yang menyeramkan untukku:(. Harus Ghodul bashar:D.
Huaaaa...akhirnya hari ini dateng juga.
Pasti orang2 muslim pada seneng banget yah menyambutnya, termasuk aku.
Takbir-takbir berkumandang...
rame...mpe bikin merinding
Kambing-kambing pun nggak mau kalah
Bareng2 pawai...buat say goodbye ma makhluk hidup lainnya...:D
coz...bakal ada pembantaian besar, wekekeke...
Lebaran di Kairo ma Indo emang beda banget. kalo di Indo yang lebih rame malah Idul Fitrinya. Jadi ngerasa sakral banget gitu.
Kalo di Mesir?
Hari gini nih yang rame. Pembantaian kambing bareng2. Weks...ampun deh!
Hmm...dan seperti biasa, Pagi2 para masisir dah pada ngumpul di lokasi sholat Ied special for indonesian (orang mesir yang pengen ngikut sih ahlan:D). Nah...kebetulan tahun nie tempatnya di masjid al-Salam. Alhamdulillah, nggak jauh-jauh plus nggak perlu ribet nungguin bis jemputan, huiks.
Berangkat sekeluarga. Ada Aku, Beng (Najah), Mami (lely), Ook (Laela), Mbak Jihan, n Yeyen. Senengnya...berangkat bareng-bareng kesana.
Mpe sana, kita2 langsung olahraga muka. Alias mulai pasang senyum dalam durasi yang lama. Gimana enggak, ketemu banyak orang, sambil cipika-cipiki komat-kamit bilang 'mohon maaf lahir & batin'. belum termasuk basa-basinya, ha3x. Sambil beramah-tamah, foto2an bentar. Bis itu Makan.
Hmm...dari awal temen2 dah pada booking lauk punyaku, hahaha. Mereka dah pada paham banget kalo aku paling anti yang namanya daging (except bakso; coz nggak kelihatan bentuk dagingnya:D -curang nih yee-), Ayam (suka sih, cuma kadang tergantung mood. Kalo dah bentuknya gimanaaa gitu, hiks ogah mo makannya. Nah...kebetulan banget, kebanyakan nggak moodnya), ato makanan yang dah di olah extrim mpe nggak ketahuan bentuknya (hahaha...bawel banget kan). Hu uh, dari pada yang begituan, mending di kasih tempe, tahu ato sayur. Ato...yang lebih parah, makan nasi ma krupuk aja dah istimewa, dari pada Pizza, Burger, Kibdah, de el el. Weks...ogah!
Nah...pas itu kita nyamperin stan'nya Gamajatim, recommended by Kak Ihya'. Wuiiiih...Te Oo Pe Be Ge Te deh buat masakannya. Lauknya banyak, seneng banget. Jadi ada alternatif. Coz, beneran...ternyata lauknya pake ayam. Untung ada telur, ma perkedel, hohoho.
Untungnya temen2'ku juga dah pada paham. Jadi kalo ada acara kondangan, makan2 ato apalah. Pasti ada peristiwa imigrasi lauk deh, hahaha. Yang paling sering kena imbasnya si Najah ma Mami. Kalo dah lihat lauknya pake daging ato ayam, pasti dah senyam-senyum, ngerasa kalo bakal dapet tambahan rezeky, ha3x. Tapi mereka juga baik, suka gantiin lauk laennya buat aku, he3x. Weks...bener2 my friends;).
Nah...lucunya lagi nih. Pernah ada acara kumpul silaturhami marhalah pemberangkatanku (Paguyuban Timur). Waktu itu lauknya pake daging. Berhubung temen2 (khususnya yang masak) dah pada tahu kali yah. Tiba-tiba aja, aku di kasih lauk khusus. Yang laen pake daging, aku pake Ikan sendiri, ha3x, jadi enak:D. Makaciiiih3x...
Kemaren juga gitu. Di undang makan-makan. Biasalah...nyate gitu loh!. Nah...yang ngundang tahu kalo aku g bakalan makan disana. Dan yapz...ternyata aku dapet kiriman telur. Hahaha...beda sendiri jadinya. Tapi tetep aku ambil bagianku. Aku bagi2'in satenya ma temen2, huehuehue.
(Balik lagi ke al-Salam, he3x)
Bis makan, aku, mami n beng keluar. Bingung mo kemana. Mo pulang ato jalan ke rumah temen dulu (sambil silaturrahmi). Akhirnya aku minta mampir ke rumah Kiki di bawabah II. Maksud hati sih buat ng'hindar dari daging2 yang t'beber di trotoar deket rumah. Huiks...ternyata malah di depan rumah Kiki pas, ada pembantain basar. HUAHUAHUA...mampussss!!!. Tapi ya udahlah, terlanjur basah mandi sekalian:D. Akhirnya, aku nggak mau pulang. Hari itu aku nginep di rumah Kiki barengan mbak Jihan. Si Najah n Mami pulang duluan. Sengaja aku nggak mau keluar rumah, sampe situasi bisa terbilang "Aman" buatku. Masak aku harus ghod el Bashar /"merem", plus tutup hidung tiap kali lewat depannya :(, nggak lucu banget kan.
Ngeriiiii...!!! Dimana-mana ada daging. Jalan2 penuh darah. Baunya juga kemana2. Tolooooong!!! Asli...aku paling sibuk cari tempat "ngungsi" kalo dah gini. Fiiiiuuuuuhhh...serasa nggak ada tempat aman. Tahun lalu, kita serumah dapet daging dari orang2 mesir banyak banget. Weks...Bener2 nggak mau masuk dapur deh. Soriii banget buat temen2 rumah. Mohon rukhsoh buat yang satu ini, he3x.
Weks...bener2 menyeramkan
Hiks...hiks...hiks...
Tapi bagaimanapun...aku seneng banget kalo ada ivent2 keagamaan kayak gini. Kumpul2 ma temen2, nyambung silaturrahmi jadinya.
Yah...tapi yang pasti neh...
aku pengen cepet berlalu, biar bisa enak kalo mo keluar2
nggak tahaaaaaan:(:(:(
Sumber : http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/idul-adha-ghad-el-bashar.html
Posted by
fismaba
at
14.24
0
comments
Labels: Buah Pikir
Apa Yang Dunia Ide Cari!!!!

Apa Yang Dunia Ide Cari!!!!
Oleh Rienje Zumaroh
Saya sering sekali menyaksikan orang-orang yang idealis hidupnya habis untuk menyalahkan kenyataan, kenyataan yang seringkali menghampiri hidup, seringkali terjadi di luar rencana dan dugaan, jauh sekali dari nilai-nilai idealitas yang mereka impikan.
Siapa mereka???……anehnya mereka adalah praktisi pendidikan, orang-orang yang hidupnya di dedikasikan penuh di dunia akademik, untuk mendidik generasi bangsa. Benarkah?????/bahwa pendidikan formal hanya mengajari ide-ide yang seringkali mereka ucapkan tanpa tahu apa yang mereka omongkan. Ide-ide yang menjajah hidup kita dan terbiasa menyalahkan kenyataan yang terjadi. Dan mereka menyusun berbagai teori untuk semakin mengukuhkan bahwa kenyataan benar-benar salah.
‘BAHWA HIDUP INI BUKAN IMPIAN BELAKA, DAN JUGA BUKAN KHAYALAN YANG SEKEJAP SEMUANYA DAPAT TERWUJUD SESUAI DENGAN KEINGINAN, BAHWA HIDUP ADALAH KENYATAAN ITU SENDIRI”
iya!!!!!hari ini sebelum saya mempresentasikan makalah saya, sayapun harus sibuk mengumpulkan ide-ide terbaik, seperti harapan dosen dan sahabat2 yang akan mengomentari, mempertanyakan, mengkritik,,,,,,,,,,,dan sayapun harus seperti?????
Saya capek, saya lelah, jenuh sekali dengan segudang teori yang semakin membuat pencarian hidup semakin kehilangan muaranya. Berhadapan dengan mereka tiada hari tanpa menyalahkan.
Memang lebih baik saya diam???????/
Anehnya apakah mereka benar-benar tahu, solusi yang terbaik setelah mereka menyalahkan???menyalahkan DIKNAS, menyalahkan DEPAG yang terkenal dengan sarangnya koruptor, yang membuat pendidikan Islam (madrasah) terhambat perkembangannya?????
Tatkala saya terdaftar jadi mahasiswa dengan segala peraturan dan masalah birokrasi yang ribet. Iya!!!!saya juga harus ikut mereka.
Tatkala saya tidak mengiyakan, hasilnya segudang prestasi akademik tidak lagi bersanding dengan diri saya. Dan diam bagi saya adalah penghianatan bagi mereka..
Iya!!!!
Cara pandang saya telah bergeser
Nth kemana??/kearah tidak menentu. Kuliah malas, tidak ada jawaban pasti
Setiap hari diskusi
Membicarakan kehidupan kesana-kemari
Setiap hari ceramah…
Mencari siapa lagi yang harus di salahkan???/
Saya capek?????——____
Pikiran saya jenuh, mandeg
Seakan-akan berbagai teori yang dijejalkan oleh para dosen, seolah berontak dan mempertanggungjawabkan, mana kenyatannya????
Saya sudah capek hidup di dunia ide, mimpi, serta harapan palsu.
Saya lelah______tak tahu arah
Saya ingin hidup yang lebih nyata, karena hidup adalah rangkaian kenyataan yang perlu disikapi dan kita bertindak.
Iya!!!!!
“MESKI PADA HAKEKATNYA JALAN KEHIDUPAN BERAWAL DARI MIMPI , SERTA IDE TAPI HENDAKNYA TETAP BERMURAH HATILAH TERHADAP KENYATAAN”
saya tidak menganggap bahwa dunia ide itu tidak penting, tapi bagaimana kita mendekatkan teori tersebut dengan kenyataan, tidak memaksa kenyataan harus seperti yang diimpikan,,,,,,,,,,,,,,,,,,karena sampai kapanpun rasa syukur itu takkan pernah terucap jika kita tidak menerima kenyataan sebagai anugerah_Nya
_______tulisan ini, saya tulis pada waktu saya semester enam. Nth kenapa kalimat demi kalimat keluar apa adanya. Sebagai komunitas akademik kenapa saya berontak dengan dunia saya. Apakah benar seperti yang katakan ibu saya, bahwa saya telah menemukan dunia lain yang sejujurnya itu dunia saya sesungguhnya???????
“iya!!!!tanpa saya ingkari kenyataannya, saya jauh lebih nikmat merasakan kehidupan nyata dan masyarakat sesungguhnya…….
Saya merasakan nikmatnya nonton televisi bareng keluarga setelah kian lama saya tidak mengerti dunia keterikatan emosional itu; saya menikmati indahnya berbaur dengan keluarga besar saya. Ini adalah sebagai akibat dari seringnya saya menikmati liburan semester di rumah, di sana saya terdidik di kehidupan yang sangat nyata_____
KompLek Dosen UIN, Mei’07
Sumber : http://akurienzoom.blogspot.com/2007/09/apa-yang-dunia-ide-cari.html
Posted by
fismaba
at
14.15
0
comments
Labels: Buah Pikir